PPEKP
Universitas Muhammadiyah Malang
PPEKP
Universitas Muhammadiyah Malang

Publikasi

Kerjasama Perdagangan Internasional


Keterbukaan perekonomian di setiap negara telah memberikan ruang untuk memperluas perdagangan barang ataupun jasa. Kerjasama perdagangan internasional pada prinsipnya berpijak terhadap 3 hal utama (Sondang Angraini:2014) yaitu 1)Pertumbuhan ekonomi 2) Kemakmuran 3) Keaktifan dalam perdagangan internasional.
Sejak tahun 2002 Indonesia telah berperan aktif mendorong negara maju dan berkembang untuk lebih mengedepankan keterbukaan dan keseimbangan ekonomi dalam sebuah wadah organisasi yang dinamakan World Trade Organization (WTO). Kesetaraan hak dan kewajiban negara yang tergabung dalam WTO dalam perdagangan internasional akan menjadi prioritas untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang konsisten.
Keikutsertaan dalam perdagangan internasional mutlak dibutuhkan bagi setiap negara, hal tersebut dilatarbelakangi bahwa setiap negara tidak mampu berkembang dengan baik jika interaksi dengan dunia internasional tidak dilakukan secara maksimal. Pada prinsipnya kerjasama perdagangan internasional ditujukan untuk mendorong pertumbuhan, meningkatkan kesejahteraan dan berpartisipasi dalam mata rantai nilai dunia seraya berperan aktif menciptakan sistem dan praktek perdagangan yang lebih adil.
Pendekatan yang dipergunakan untuk mewujudkan perdagangan yang lebih adil diantara negara-negara di dunia adalah 1) pendekatan umum yang berisi mengenai pengembangan tata aturan dan lingkungan eksternal dan internal yang terpadu serta membentuk sikap yang Constructive enggament toward open and fairer trade. 2) pendekatan khusus yang berisi mengenai akses pasar di negara tujuan utama serta pengamanan kebijakan nasional di forum internasional. Pedoman dari pendekatan tersebut adalah diplomasi dan perudingan sesuai peraturan perundang – undangan yang berlaku serta rules base: MFN, NT, Transperancy, development aspect.

 


Shared: